Connect with us

Hi, what are you looking for?

Tradeinlife

Hiburan

Ritual Larung Sesaji Gunung Kelud Di Kediri

 

Upacara Larung Sesaji Gunung Kelud biasa dilakukan di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri yang dimaksudkan untuk menolak bala sumpah Lembu Suro yang merasa terkhianati oleh Dewi Kilisuci.

Adapun isi sesaji dalam ritual ini menurut (Bambang, 2016) yaitu terdiri dari nasi, sayuran, lauk-pauk, buah-buahan yang dikemas dalam bentuk tumpeng. Terdapat dua jenis tumpeng yang dibuat oleh masyarakat yaitu, nasi putih dan nasi kuning dengan hiasan yang dikreasikan sedemikian rupa. Semua makanan yang telah disajikan dikumpulkan di tengah, dan dikeliling oleh masyarakat.

Masyarakat duduk sambil mendengarkan pemangku adat membacakan doa, kemudian mereka berbondong-bondong memperebutkan hasil sesaji tersebut. Bahan sesaji dalam ritual larung sesaji di kawah Gunung Kelud adalah wedang kopi murni, lada tawar, badek, ayam panggang dan lain-lain. Sarana penting dalam ritual tersebut adalah dengan melarungkan batu intan ke Kawah Gunung Kelud.

Tradisi larung sesaji gung kelud di lakukan oleh masyarakat secara turun temurun yang di laksanakan 1 tahun sekali pada bula suro (penanggalan jawa) ini, sebagai ungkapan syukur dan juga salah satu cara memohon perlindungan kepada sang pencipta.

Acara larung sesaji ini digelar selama tiga hari. Pada hari pertama adalah inti dari acara yakni adanya ritual sesajen dan pembagian hasil bumi. Pada hari kedua dan ketiga diadakan festival jaranan yang dapat diikuti oleh semua paguyuban jaranan di seluruh Kabupaten Kediri maupun disekitarnya. Seluruh paguyuban jaranan dapat mengikuti acara ini, dan acara ini juga diperlombakan, sehingga seluruh masyarakat dapat berpartisipasi untuk menunjukan kreativitasnya masing-masing.

dalam festival ini semua peserta akan dinilai secara adil oleh dewan juri yang terhormat, dan pemenangnya akan diberikan reward secara langsung oleh Bupati Kabupaten Kediri. Selain memberikan wadah untuk seniman jaranan setempat, panitia juga menyelenggarakan lomba kuliner yang dapat diikuti oleh seluruh masayarakat sekitar dan lomba ini juga akan dinilai secara adil oleh dewan juri dan pemenangnya akan diberikan reward oleh Bupati Kabupaten Kediri.

Dalam bidang pertanian, menurut kepercayaan setempat acara berbagi hasil bumi ini sebagai wujud syukur atas berlimpahnya hasil bumi di Kabupaten Kediri, yang harapannya Kabupaten Kediri ini menjadi wilayah yang Gemah Ripah Loh Jinawi, dapat terus memberikan aneka hasil pertanian melimpah dan dapat mensejahterakan masyarakat Kediri.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Jika acara ini tidak dilakukan, menurut kepercayaan setempat hasil bumi dari kegiatan pertanian didapatkan tidak akan maksimal dan dikhawatirkan akan mengalami malapetaka, yakni terjadinya gagal panen.       

Banyak sekali milai-nilai yang dapat kita ambil dari tradisi larung sesaji gunung kelud. Salah satunya adalah masyarakat setempat dengan saling bergotong royong tanpa melihat perbedaan diantara mereka, semua warga Kediri ataupun warga sekitar dapat menghadiri acara ini tanpa ada syarat tertentu.

Acara ini digelar dalam waktu tiga hari. Banyak wisatawan atau pengunjung dari luar derah yang datang untuk menyaksikan acara ini, semua masyarakat boleh hadir dalam acara ini, tidak memandang usia, jenis kelamin, asal daerah, suku, maupun agama. sehingga acara ini dapat mempersatukan semua golongan masyarakat.

Maka dari itu kita harus menentukan bagaimana caranya untuk tatap melestarikan atau menjaga tradisi larung sesaji gunung kelud agar dapat terus eksis di tengah perkembangan zaman.

1.     Mengenalkan budaya larung sesaji melalui media sosial agar dapat dijangkau oleh semua kalangan terutama generasi muda agar kebih tertarik untuk mempelajari tradisi tersebut serta ikul melestarikannya sampai generasi yang akan datang.
2.     Memberikan inovasi-inovasi atau selingan agar anak-anak muda dapat masuk dan ikut serta dalam tradisi tersebut seperti contoh yang saat ini sudah mulai dilaksanakan yaitu dengan memberikan wadah kepada seniman jaranan yang diikuti oleh seluruh paguyban yang ada di Kediri sehingga lebih menarik wisatawan.
Kemudian sebagai upaya dapat pula di adakan beberapa perlombaan lainnya  yang dapat menarik wisatawan untuk melihat atau bahkan ikut serta dalam perlombaan tersebut.
Ritual Larung Sesaji Gunung Kelud Di Kediri
Ritual Larung Sesaji Gunung Kelud Di Kediri

Masih banyak ritual serupa yang ada di kota kediri,bahkan adat istiadat yang masih banyak terjaga di kawasan kabupaten maupun kota kediri ini sampai sekarang

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berkaitan

ACwAAAAAAQABAAACADs=ACwAAAAAAQABAAACADs=

Bisnis

Ide Usaha jajanan rumahan modal kecil paling banyak dicari para pengusaha pemula. Kenapa tidak, dengan modal yang kecil anda bisa mendapatkan keuntungan. Pada artikel...

Fakta menarik kota kediriFakta menarik kota kediri

Hiburan

Kota Kediri adalah sebuah kota yang berada di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kota ini terletak 130 km sebelah barat daya Surabaya dan merupakan kota terbesar ketiga di Jawa Timur setelah Surabaya dan Malang menurut jumlah penduduk. Kota...

Komunikasi DataKomunikasi Data

Pendidikan

ita semua sudah mengetahui tentang komunikasi di dalam kehidupan sehari-hari.Komunikasi tidak dapat terlepas dari kehidupan kita sebagai manausaia.Dunia tanpa komunikasi akan menjadi sepi.

Bisnis

cara mencari modal usaha tanpa hutang  bagi beberapa pengusaha pemula adalah suatu hal yang susah untuk dilakukan. Siapa pun juga ingin mempunyai usaha tanpa...

Bisnis Bulan RamadhanBisnis Bulan Ramadhan

Bisnis

bisnis bulan ramadhan yang menguntungkan di bulan puasa yang akan coba kami informasikan untuk anda semuanya di kesempatan kali ini mungkin dapat menjadi referensi...

Advertisement